Hola amigos!
Apa kabar semuanya? Sehat-sehat ya! Bulan Juli ini cuaca sedang tidak stabil, kadang panas besoknya hujan dari pagi sampai sore, disaat yang seperti itu tuh imun tubuh kita sering turun. Jadi, jaga kesehatan ya tetap terhidrasi.
Mengawali bulan Juli ini, Aku beli beberapa buku yang mungkin semuanya akan direview disini. Salah satu bukunya ada yang berjudul "Sebelum Bicara Cinta". Jujur aja sekali baca blurb nya langsung kepincut! Dari judul sama covernya, awalnya aku mikir kalo novel ini tuh kental banget sama aura percintaannya tapi ternyata nggak seperti yang aku pikirkan! Banyak banget loh pelajaran yang aku dapetin dari ini buku, pokoknya seru deh!
Ini dia detailnya!
• Identitas buku
Judul buku : Sebelum Bicara Cinta
Penulis : Lana Azim & Rhesy Rangga
Penerbit : Elex Media Komputindo
Tahun terbit : Tahun 2014
Jumlah halaman : 274 halaman
• Sinopsis
Guntur, lelaki kaku, keras kepala dan idealis memiliki cita-cita menjadi insinyur teknik kimia terhebat. Guntur merupakan mahasiswa teknik kimia di salah satu institut teknologi terkemuka di Yogyakarta. Dia sangat disegani oleh seluruh mahasiswa karena kepintaran serta sikap apatis nya. Semua orang menyangka dia akan menjadi insinyur terbaik di institut tersebut tetapi sebelum hari kelulusan tiba, Guntur justru terancam tidak lulus karena flowsheet ujian terakhirnya yang dinilai terlalu idealis menurut dosennya. Dengan sikap keras kepalanya, Guntur menilai jika flowsheet yang dia buat itu sempurna dan memilih untuk drop-out dari kampusnya dan melamar kerja ke perusahaan impiannya yaitu Pilar Energi Biru yang hampir bangkrut.
Ir. Ilham, pendiri Pilar Energi Biru merupakan insinyur teknik kimia yang hebat pada masanya hingga akhirnya perusahaannya hampir bangkrut karena banyaknya karyawan yang pergi. Guntur akhirnya melamar kerja di PEB dengan tujuan ingin belajar banyak dari Ir. Ilham dan dia akhirnya diterima setelah pembicaraan yang panjang bersama Ir. Ilham.
Guntur senang dengan pekerjaannya sekarang walaupun gajinya perbulan tidaklah besar, karena dia bisa belajar banyak hal dari Ir. Ilham tentang pengolahan limbah pabrik yang lambat laun akan mencemari lingkungan.
Pada di suatu malam ketika Guntur sedang melepas penat di Taman Ismail Marzuki, ada sekelompok mahasiswa sastra yang sedang berlatih drama teater. Guntur sendiri walaupun memiliki sikap yang apatis, tapi dia sangat menyukai seni dan sastra. Hingga tanpa dia duga salah seorang mahasiswi cantik dari kelompok mahasiswa itu mengajaknya untuk berlatih drama menggantikan peran temannya yang tidak hadir. Setelah dibujuk, Guntur menyetujui mahasiswi itu dan membantu mereka dalam latihan drama. Lambat laun Guntur menjadi terbiasa hadir dalam latihan drama tersebut, entah sebagai pengganti maupun penonton yang memberikan kritik dan saran.
Amelia namanya, mahasiswi sastra yang waktu itu membujuk Guntur bergabung bersama tim dramanya. Awalnya dia merasa terbantu dengan keberadaan Guntur, tetapi lama-kelamaan Guntur justru sering memberikan kritikan yang menurut Amelia sok tahu. Begitulah Amelia menjadi tidak suka dengan Guntur yang sombong dan keras kepala. Sebaliknya, Guntur menganggap Amelia sebagai wanita manja dan kekanakan karena seringnya dia mengelak kritikan Guntur.
Tidak terasa hari perlombaan pun tiba, Amelia gelisah karena temannya belum datang padahal mereka mendapat urutan pertama tampil. Kebetulan, Guntur datang ke tempat perlombaan dengan tujuan hanya sekadar menonton akhirnya harus menjadi pemeran pengganti. Disela-sela acara sebelum mereka tampil Guntur merasa gelisah dan hal itu diketahui oleh Amelia. Dengan lembut, Amelia menenangkan Guntur dengan kata-katanya yang bijaksana. Dari sanalah Guntur merasakan hal yang berbeda dari Amelia. Semua penilaian Guntur terhadap Amelia sebelumnya musnah dan digantikan dengan perasaan yang lambat laun meluluhkan hati Guntur. Pun, Amelia yang diam-diam menganggap Guntur sebagai lelaki yang berbeda dari lelaki yang lainnya. Sayangnya setelah perlombaan itu Amelia harus terbang ke Australia demi mengejar impiannya.
Akankah Guntur bertemu dengan Amelia kembali? Ataukah Guntur lantas menghapus semua perasaannya pada Amelia dan memilih fokus pada impiannya yaitu menjadi insinyur teknik kimia terhebat?
• Kelebihan
Kelebihan dari novel ini yaitu alurnya yang rapi dan gaya bahasanya yang ringan. Selain menceritakan tentang kisah cinta tokoh, penulis juga memadatkan isi buku dengan banyak pengetahuan seputar limbah serta penjelasan-penjelasan dari istilah-istilah yang tidak umum diketahui masyarakat seperti flowsheet, pilot plant, dan istilah yang berhubungan dengan engineering lainnya.
Banyak sekali amanat tersurat yang penulis sampaikan di buku ini dengan penyampaian yang detail, asik dan ringan. Deskripsi penulis tentang latar suasana novel sangat sesuai dengan latar waktu dan tempat yang diambil yaitu sebelum tahun 98.
Penulis juga menuliskan karakter tokoh dengan sangat kuat sehingga pembaca dapat dengan mudah mendalami ceritanya.
• Kekurangan
Ada satu kata typo di novel ini yaitu yang harusnya "Keras kepala" menjadi "Keras Kelapa". Kekurangan lainnya menurut saya ada ditengah cerita waktu Guntur dan rekan kerjanya diterbangkan ke Kalimantan, di bab itu ceritanya seperti singkat dan tidak terlalu mendalam seperti bab-bab yang lainnya.
• Tentang Penulis
Lana Azim
Maulana Azim atau nama pena Lana Azim (@lanaazim) lahir di Mranggen, 29 Oktober. Saat ini menetap di Yogyakarta, bekerja di salah satu universitas terkemuka di jurusan teknik kimia dan menjadi konsultan Research and Development di Neoalgae Technology.
Rhesy Rangga
Manusia biasa yang lahir di Kota Yogyakarta, hidup berkelana, dan sekarang sedang menempuh ilmu menjadi mahasiswa teladan di Kota Bandung. Aktif dalam media sosial @Romantisweet.
Nah guys, itu dia review novelnya! Gimana tertarik baca gak? Menurut aku sih ini novel cocok banget dibaca sama orang yang senang ilmu biologi, kimia, teknik, bahkan sastra. Buat yang suka baca novel tentang cinta namun gak terlalu suka keromantisan yang berlebihan pasti suka nih! Cocok juga dibaca sama kaum Adam yang sedang galau ditinggal gebetan dan kaum hawa yang lagi labil atau gamang sama satu cowok. Banyak banget deh pelajaran hidup yang dapat diambil dari novel ini!
Semoga review novel kali ini bisa membantu ya buat kalian yang lagi nyari bahan bacaan atau mungkin buat kalian yang lagi mau start membangun kebiasaan membaca.
Adios!

Komentar
Posting Komentar